Irjen Pol Widodo Jadi Kapolda Jambi, Gantikan Irjen Pol Krisno H Siregar
JAMBI – Kepemimpinan Polda Jambi mengalami pergantian setelah Polri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi. Irjen Pol Widodo ditunjuk menjadi Kapolda Jambi menggantikan Irjen Pol Krisno H Siregar yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri.
Pergantian tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram tersebut ditandatangani Wakapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat. Mutasi itu merupakan bagian dari pergeseran jabatan yang mencakup 88 perwira tinggi Polri.
Dengan keputusan tersebut, Irjen Pol Widodo akan meninggalkan posisi sebelumnya sebagai Kapolda Gorontalo untuk memimpin Polda Jambi. Sementara itu, Irjen Pol Krisno H Siregar meninggalkan jabatan Kapolda Jambi setelah menjabat sejak Maret 2025.
Irjen Pol Widodo Dipercaya Memimpin Polda Jambi
Irjen Pol Widodo sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo. Dalam mutasi terbaru, ia mendapat amanah baru sebagai Kapolda Jambi.
Perubahan tersebut membuat pucuk pimpinan Polda Jambi beralih dari Irjen Pol Krisno H Siregar kepada Widodo. Penunjukan ini menjadi bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polri yang melibatkan sejumlah posisi strategis.
Di sisi lain, posisi Kapolda Gorontalo yang ditinggalkan Widodo selanjutnya akan ditempati Irjen Pol Nurworo Danang. Sebelumnya, Nurworo Danang menjabat sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.
Pergantian tersebut menunjukkan adanya pergeseran sejumlah pejabat tinggi secara bersamaan dalam struktur Polri.
Krisno H Siregar Dimutasi ke Bareskrim
Setelah sebelumnya memimpin Polda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar kini mendapat jabatan sebagai Pati Bareskrim Polri.
Krisno mulai menjabat sebagai Kapolda Jambi pada 12 Maret 2025. Sebelum dipercaya memimpin kepolisian di Jambi, ia menjabat sebagai Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol).
Selama masa kepemimpinannya, Polda Jambi juga melakukan sejumlah pergantian pejabat utama dan kapolres sebagai bagian dari dinamika organisasi. Salah satunya berlangsung pada Juli 2026 ketika beberapa pejabat utama Polda Jambi dan kepala kepolisian resor mengalami serah terima jabatan.
Kini, Krisno memasuki penugasan baru di lingkungan Bareskrim Polri sebagai perwira tinggi.
Polri Sebut Mutasi Bagian dari Dinamika Organisasi
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji membenarkan adanya pergantian pucuk pimpinan tersebut.
Menurut Erlan, mutasi dan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus proses pembinaan karier personel. Kebijakan tersebut juga disebut bertujuan menjaga keberlangsungan organisasi dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Pernyataan tersebut sejalan dengan keterangan resmi Tribrata News Polda Jambi yang menyebut mutasi terhadap 88 perwira tinggi merupakan bagian dari penyegaran dan dinamika organisasi.
Dalam struktur organisasi kepolisian, rotasi jabatan merupakan mekanisme yang memungkinkan personel berpindah ke posisi maupun wilayah penugasan lain sesuai kebutuhan organisasi.
Polda Jambi Sampaikan Apresiasi kepada Krisno
Polda Jambi turut menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian Irjen Pol Krisno H Siregar selama memimpin institusi tersebut.
Erlan mengatakan jajaran Polda Jambi berterima kasih atas dedikasi Krisno selama menjalankan tugas sebagai Kapolda. Pada saat yang sama, Polda Jambi menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan tugas Irjen Pol Widodo sebagai pimpinan baru.
Pergantian pimpinan tersebut tidak disebut mengubah komitmen jajaran Polda Jambi dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Erlan menegaskan seluruh jajaran akan tetap menjaga soliditas dan memastikan pelayanan kepolisian terus berjalan. Program-program yang telah berjalan juga akan dilanjutkan oleh jajaran Polda Jambi.
Tantangan Kapolda Jambi yang Baru
Sebagai Kapolda Jambi, Irjen Pol Widodo akan memimpin jajaran kepolisian di wilayah yang memiliki karakteristik keamanan dan sosial yang beragam.
Polda Jambi menaungi sejumlah kepolisian resor di wilayah provinsi tersebut. Karena itu, koordinasi antara kepolisian daerah dengan polres jajaran menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolda juga bertanggung jawab memastikan pelayanan kepolisian berjalan di seluruh wilayah hukum Polda Jambi.
Pergantian pimpinan pada tingkat Polda pada akhirnya tidak hanya menyangkut perubahan figur, tetapi juga proses kesinambungan program dan koordinasi internal.
Pelayanan Masyarakat Tetap Menjadi Fokus
Polda Jambi menyatakan pergantian Kapolda tidak mengubah komitmen institusi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Keterangan tersebut disampaikan menyusul penunjukan Widodo sebagai Kapolda Jambi. Jajaran Polda Jambi juga menyatakan akan tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar kondusif.
Bagi organisasi kepolisian, kesinambungan pelayanan menjadi salah satu hal yang harus dijaga meskipun terjadi pergantian pimpinan.
Dengan adanya pejabat baru, pelaksanaan tugas di lingkungan Polda Jambi akan memasuki fase kepemimpinan berikutnya.
Bagian dari Mutasi Besar Polri
Pergantian Kapolda Jambi merupakan salah satu bagian dari mutasi yang mencakup 88 perwira tinggi Polri. Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 menjadi dasar perubahan sejumlah jabatan tersebut.
Selain Jambi, sejumlah jabatan strategis di lingkungan kepolisian juga mengalami perubahan dalam rangkaian mutasi tersebut.
Bagi Polda Jambi, perubahan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Krisno H Siregar dan dimulainya kepemimpinan Irjen Pol Widodo.
Widodo kini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Jambi, sementara Krisno menjalankan penugasan barunya di lingkungan Bareskrim Polri.
Pergantian tersebut sekaligus menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri yang secara berkala melakukan rotasi, mutasi, dan pembinaan karier bagi para perwira.

