BREAKING: Gelombang Rudal Hantam Israel, Ledakan Besar Guncang Tel Aviv
Ledakan Besar Dilaporkan di Tel Aviv
Gelombang serangan rudal dilaporkan menghantam wilayah Israel pada Jumat (6/3/2026). Beberapa rudal disebut jatuh di wilayah Israel tengah dan memicu ledakan besar yang mengguncang kota Tel Aviv.
Serangan tersebut terjadi di tengah konflik yang semakin memanas antara Israel dan Iran. Sistem peringatan dini di berbagai wilayah Israel langsung berbunyi, memaksa warga bergegas menuju bunker atau tempat perlindungan.
Militer Israel juga mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk mencegat sebagian rudal yang masuk.
Sirene Serangan Udara Meraung di Seluruh Kota
Saksi mata melaporkan bahwa sirene peringatan serangan udara terdengar di sejumlah wilayah, termasuk Tel Aviv dan kota-kota di Israel tengah.
Langit di atas kota dipenuhi jejak pencegat rudal dari sistem pertahanan udara Israel yang berusaha menghancurkan proyektil sebelum mencapai targetnya.
Meski ledakan besar terdengar, laporan awal menyebutkan belum ada informasi korban jiwa dari serangan terbaru tersebut.
Namun beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat dampak ledakan.
Bagian dari Eskalasi Perang Iran–Israel
Serangan rudal ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
Ketegangan meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan operasi militer terhadap Iran dalam operasi yang dikenal sebagai Operation Lion’s Roar, yang menargetkan berbagai fasilitas militer di Iran.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan berbagai serangan rudal dan drone ke sejumlah target yang berkaitan dengan Israel maupun negara sekutunya.
Konflik Berpotensi Meluas ke Kawasan Lain
Perang yang sedang berlangsung kini melibatkan banyak pihak di kawasan Timur Tengah, termasuk kelompok sekutu Iran seperti Hezbollah di Lebanon.
Serangan balasan dan operasi militer yang terus berlangsung meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas. Bahkan beberapa negara mulai bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi perang yang lebih besar.
Situasi ini membuat kawasan Timur Tengah kembali berada dalam ketegangan tinggi dan menjadi perhatian utama komunitas internasional.
