GeopolitikInternasional

Investigasi Pentagon Soroti Serangan Mematikan di Sekolah Iran

Penyelidikan militer Amerika Serikat mengarah pada dugaan bahwa bom yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran hingga menewaskan lebih dari 160 siswi kemungkinan berasal dari operasi militer Amerika Serikat. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Iran dengan koalisi militer yang dipimpin Amerika Serikat dan Israel.

Serangan itu menghantam sebuah sekolah dasar perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, pada 28 Februari 2026. Ledakan terjadi saat aktivitas belajar mengajar berlangsung sehingga sebagian besar korban merupakan pelajar perempuan yang masih berusia anak-anak.

Menurut laporan awal otoritas Iran, jumlah korban tewas mencapai lebih dari 160 orang dan sebagian besar di antaranya merupakan siswi sekolah. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka akibat runtuhan bangunan dan serpihan ledakan.

Dugaan Serangan Berasal dari Operasi Militer AS

Sejumlah pejabat Amerika Serikat yang mengetahui proses investigasi menyebut bahwa temuan awal penyelidikan militer mengarah pada kemungkinan keterlibatan pasukan AS dalam serangan tersebut. Namun, penyelidikan resmi masih berlangsung dan belum menghasilkan kesimpulan final.

Pejabat Pentagon menegaskan bahwa tim investigasi masih mengumpulkan bukti tambahan untuk memastikan asal-usul serangan. Mereka juga membuka kemungkinan munculnya informasi baru yang dapat mengubah hasil penyelidikan.

Meski demikian, analisis citra satelit dan sejumlah kajian pakar militer menunjukkan pola kerusakan yang menyerupai serangan udara menggunakan bom atau rudal yang dijatuhkan dari pesawat.

Para analis juga menemukan bahwa lokasi sekolah tersebut berada tidak jauh dari fasilitas militer milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Kedekatan lokasi ini diduga menjadi faktor yang menyebabkan area tersebut masuk dalam target operasi militer.

Serangan Terjadi Saat Operasi Militer AS-Israel

Serangan yang menghancurkan sekolah tersebut terjadi pada hari pertama operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran. Operasi itu menargetkan fasilitas militer dan infrastruktur strategis yang dianggap berkaitan dengan program pertahanan Iran.

Ledakan menghancurkan sebagian besar bangunan sekolah dua lantai tersebut. Atap bangunan runtuh dan menimbun sejumlah korban yang berada di dalam ruang kelas.

Sejumlah saksi mata mengatakan bahwa serangan terjadi lebih dari satu kali. Setelah ledakan pertama, beberapa siswa dipindahkan ke ruangan lain untuk berlindung. Namun ledakan berikutnya kembali menghantam bangunan tersebut.

Serangan berulang itu memperbesar jumlah korban dan memperparah kerusakan pada bangunan sekolah.

Reaksi Internasional dan Tuntutan Investigasi

Insiden tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak di tingkat internasional. Organisasi hak asasi manusia dan sejumlah lembaga global menyerukan penyelidikan menyeluruh terhadap serangan yang menewaskan banyak anak-anak tersebut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menekankan bahwa serangan terhadap fasilitas sipil seperti sekolah dapat melanggar hukum humaniter internasional. Oleh karena itu, pihak yang bertanggung jawab harus memberikan penjelasan atas insiden tersebut.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan bahwa militernya tidak pernah secara sengaja menargetkan fasilitas pendidikan atau warga sipil. Washington menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara transparan untuk mengetahui penyebab pasti tragedi tersebut.

Konflik Timur Tengah Kian Memanas

Serangan mematikan di sekolah Minab menjadi salah satu insiden paling tragis dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah. Peristiwa ini juga menambah ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya.

Selain memicu kemarahan publik di Iran, tragedi tersebut juga meningkatkan tekanan diplomatik terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.

Hingga kini, penyelidikan resmi masih terus berjalan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut serta bagaimana insiden mematikan itu bisa terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *